Kamu mau kerja apa nanti setelah lulus?
Inilah pertanyaan yang cukup populer dikalangan mahasiswa saat ini maupun orang-orang pada umumnya yang sedang menempuh jenjang pendidikan. Pada umumnya, ketika menjadi seorang mahasiswa, maka ia sudah merencanakan bekerja sebagai pegawai di perusahaan yang dicita-citakannya. Dalam perjalanannya, terdapat banyak ketakutan yang menghampiri fikiran mahasiswa mengingat setiap tahun terus meningkatnya jumlah mahasiswa yang lulus baik sejurusan maupun berlainan jurusan dan begitu pula dengan jumlah pengangguran di Indonesia yang terus menumpuk. Hal ini menjadi “momok” bagi kalangan mahasiswa, yang mungkin masih berfikir lowongan kerja akan habis ketika nanti ia lulus.
Salah seorang branch manager HP pernah bercerita, “Kesuksesan manusia itu ditentukan oleh 2 hal, yaitu pertama garis tangan, dan yang kedua campur tangan”. Garis tangan yang dijelaskan oleh beliau ini yaitu taqdir Tuhan. Dimana taqdir yang telah ditetapkan Tuhan tidak mungkin salah. Apapun itu yang telah ditetapkannya tidak mungkin akan tertukar karena seperti yang kita ketahui Tuhan itu Maha Tau tinggal bagaimana kita mengusahakannya. Sedangkan campur tangan yang dimaksud yaitu berkaitan dengan networking yang telah diciptakan dr hubungan sosial yang telah kita lakukan.
Networking merupakan salah satu factor penentu kesuksesan seseorang dimasa mendatang. Khusus untuk mahasiswa, masa kuliah merupakan masa yang sangat tepat untuk menciptakan networking seluas-luasnya. Hal ini akan berkaitan erat dengan momok yang selama ini dirasakan oleh kalangan mahasiswa. Ketika networking sudah dibentuk sejak ia kuliah, maka ia dengan otomatis akan menghasilkan link dari networking yang ia buat. Sehingga ketika ia memilih untuk menjadi pengusaha ia kana lebih mudah mengembangkan usahanya, begitu juga jika ia memilih untuk menjadi seorang karyawan. Ia akan dengan mudah memperoleh informasi terkait lowongan, dan informasi perusahaan yang akan ia masuki.
Ketika seorang mahasiswa telah memiliki networking, ia akan lebih condong untuk memilih menjadi seorang wirausaha, karena dengan itu, ia akan terus dapat memperluas jaringannya dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang ia miliki. Selain itu, dari penuturan beberapa pengusaha, dengan berwirausaha ia dapat bergerak lebih bebas dan berkembang lebih pesat, dibandingkan jika ia memilih menjadi seorang karyawan yang berkecimpung di dunia perkantoran.

